default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Selama 5 Tahun, Kemenristekdikti Telah Hapus 243 Perguruan Tinggi

Selama 5 Tahun, Kemenristekdikti Telah Hapus 243 Perguruan Tinggi
Edukasi
Menristekdikti, Mohamad Natsir saat berkunjung ke UB Malang, Rabu (27/03/2019)
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

MALANG - Kementrian riset teknologi dan perguruan tinggi selama lima tahun terakhir telah menutup kurang lebih 243 perguruan tinggi.

Hal ini disampaikan Menristekdikti, Mohamad Natsir saat memberikan kuliah umum di gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang, Rabu (27/03/2019).

"Sudah ada sekitar 243 perguruan tinggi yang sudah saya tutup, selama saya menjabat sebagai menteri," kata Mohamad Natsir 

Musabab penutupan 243 perguruan tinggi tersebut, karena banyak perguruan tinggi yang tidak memiliki izin yang jelas serta bermasalah dengan akademiknya khususnya terkait jual beli ijazah.

"Itu saya tutup, jadi gak boleh lagi lakukan praktek seperti itu," tegasnya

Selain itu, kampus yang tidak memiliki mahasiswa yang cukup untuk melakukan kegiatan belajar mengajar pun menjadi faktor lain ditutupnya sejumlah perguruan tinggi.

"Ada kampusnya tetapi tidak ada mahasiswanya ini yang kami tutup, kalau gak berpotensi jual beli ijazah," tambahnya lagi

Untuk menghindari ditutupnya perguruan tinggi tersebut, kampus diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kejelasan status perguruannya.

"Jadi lebih baik diperbaiki, minimal terakreditasi. Kalau yang baik akan kita bantu kembangkan yang nakal akan kita binasakan," ucapnya

Perguruan tinggi yang terlibat konflik kata Natsir, harus secepatnya diselesaikan baik secara internal maupun melalui jalur hukum.

"Kalau sudah selesai, baru bisa kami berikan SK kepada mereka," akunya


Kontributor : Sammy Mantolas
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar