Lagi, Maling Motor di Situbondo Bonyok Dihajar Massa

Lagi, Maling Motor di Situbondo Bonyok Dihajar Massa
Peristiwa Daerah
Pelaku limbung usai dihajar massa.


SITUBONDO - Baru sepekan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) tertangkap dan dihajar massa, kini curanmor kembali terjadi. Salah satu dari dua pelaku yang mencuri sepeda motor saat terparkir di jalan pinggir sawah Kampung Belikeran, Desa Kertosari, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, babak belur dihajar massa, Kamis (27/2/2020).

Pelaku diketahui bernama Bambang (40) warga Desa Wonokusumo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso. Dia beraksi bersama satu temannya yang kemudian melarikan diri. Mereka kepergok mencuri sebuah sepeda motor jenis Honda beat warna putih merah yang diparkir di jalan pinggir sawah Desa Kertosari sekitar pukul 15.00 WIB. 

Data yang diperoleh suaraindonesia.co.id, dari salah satu warga sekitar lokasi yang tidak mau disebutkan namanya mengisahkan, jika korban memarkirkan sepeda motor di jalan pinggir sawahnya tiba-tiba ada dua orang berboncengan dengan sepeda motor jenis Honda beat. Karena situasi sepi, salah satu pelaku tampak mengawasi, sedang satu pelaku lainnya turun dan membawa kabur sepeda motor yang terparkir tersebut.

Korban pemilik sepeda motor jenis Honda beat L 5471 QI bernama Nursiawi (27) warga Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Situbondo yang memarkirkan sepeda motornya dan ditinggal ke sawah.

"Sepeda motor terparkir di jalan tersebut jadi sasaran dua orang yang berboncengan. Yang satu turun dan membawa kabur sepeda motor korban ke arah selatan dan diikuti temannya yang ada di atas motornya. Langsung saya kejar dan saya teriaki maling," ucap sumber tersebut.

Dari teriakan itu sontak mendapat perhatian warga sekitar dan langsung mengejar pelaku hingga ke jalan Desa Mojosari. Akibatnya, satu pelaku terjatuh lalu ditangkap dan babak belur dihajar massa, sedangkan satu pelaku berhasil melarikan diri. 

Sepeda motor korban yang hendak berpindah tangan berhasil diselamatkan, namun satu pelaku harus merasakan amukan massa da. Untuk menghindari amukan massa lebih jauh salah satu warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Asembagus.

Kapolsek Asembagus Iptu Achmad Sulaiman membenarkan kejadian tersebut. Dia meminta masyarakat waspada jika memarkir kendaraannya.

" Masyarakat harus hati-hati jika memarkir kendaraannya, terutama saat ditaruh di tempat sepi," ucap Kapolsek.(*)


Kontributor : Sarwo Edy
Editor : Irwan Rakhday
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar